Pembuatan Kombucha yang Gagal


Toples tempat menyimpan teh kombucha yang gagal :(

Ini cerita sedih. Tentang percobaan pembuatan teh kombucha kali pertama yang gagal total. Seorang teman menertawainya karena jamur kok menyerang jamur. Ternyata saya baru paham sekarang bahwa yang diserang oleh jamur jahat itu bukanlah jamur. Yang diserang itu bernama SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeasts). Artinya jamur jahat menyerang sekumpulan bakteri yang sedang bekerja bersama ragi dalam sistem simbiotik. Entah kenapa orang awam mengenal dan menyebut SCOBY sebagai "jamur kombucha" :)

Tapi saya tak hendak bercerita tentang asal usul dan seluk beluk SCOBY. Bisa dipelajari lengkap di website indokombucha :) Saya hendak mengenang kepergian SCOBY pertama saya untuk selama-lamanya.

Jika tak ada aral melintang maka saya bisa memanen teh kombucha pada 6 Februari mendatang. Namun, perkembangan teh kombucha di dalam toples kian tak menyenangkan. Tanda-tanda kesuksesan tak saya jumpai di sana.

Dengan menggunakan lampu sepeda, setiap hari saya mengecek dan mengajak ngobrol si SCOBY. Saya hanya ingin memastikan dia bahagia di dalam sana sehingga bisa membentuk baby scoby di permukaan teh. Tapi, kenapa yang muncul justru endapan tipis berwarna putih? Lama kelamaan selaput-selaput aneh bermunculan di dalam cairan teh. Puncaknya, kumpulan serabut putih serupa pulau menghiasi permukaan teh di dalam toples. Oh, sudah pasti itu jamur :(

Jamur yang tumbuh subur di permukaan teh.
Ketika saya buka -dengan seorang kawan yang memberikan induk SCOBY- kain penutup toples tak ada aroma manis masam khas kombucha yang saya cium. Bau teh basi lebih tepat untuk menggambarkan apa yang saya hirup. Di titik itu saya sadar bahwa SCOBY di dasar toples sudah terjangkit jamur. Itu berarti teh harus dibuang dan SCOBY harus dicincang untuk dijadikan pupuk :(

Saya curiga pada media teh yang saya gunakan. Tampaknya jeda untuk menunggu teh dingin dan siap digunakan itu terlalu lama. Mungkin lebih dari empat jam. Nah, di saat itulah teh sudah kadaluarsa. Jika nekat memasukkan SCOBY ke dalamnya maka sama saja dengan mengarahkan dia ke jalan maut. Kesalahan saya diperberat dengan tak adanya teh kombucha yang sudah dipanen sebagai pemicu awal. Jadilah SCOBY saya di dalam toples berjuang mati-matian untuk bisa berfermentasi dengan baik. Dan hasilnya buruk. SCOBY tak dapat menahan gempuran jamur hingga akhirnya harus rela untuk dicincang dan dikubur di sekeliling pohon markisa.

SCOBY yang siap dicincang untuk dijadikan pupuk.
Tangan saya wangi teh setelah memegang SCOBY :)

Comments

Debby said…
Makasih sharing pengalamannya kak. Sangat berguna utk saya yg baru hari ini mau coba bkin kombucha

Popular Posts